Aksi Solidaritas

Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan

“Wujudkan Solidaritas Bersama, Hapuskan Kekerasan dan Diskriminasi terhadap Perempuan”

Jaringan Masyarakat Jawa Tengah

4 Desember 2022

Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (16 HAKTP). Kampanye 16 HAKTP ini berlansung dari tanggal 25 November sampai dengan 10 Desember. Rentang waktu ini dipilih karena secara simbolis menggambarkan kaitan erat antara Hak-hak perempuan dengan Hak Asasi Manusia, dan menjadi penekanan bahwa kekerasan terhadap perempuan adalah sebuah pelanggaran HAM.

Di samping itu, dalam rentang 25 November hingga 10 Desember juga bertepatan dengan hari-hari peringatan internasional lainnya seperti pada 25 November adalah Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Internasional. 1 Desember ialah Hari AIDS Sedunia, 2 Desember adalah Hari Pengapusan Perbudakan Internasional, 3 Desember sebagai Hari Disabilitas Internasional, 5 Desember sebagai Hari Sukarelawan Internasional, 6 Desember sebagai Hari Tidak Ada Toleransi bagi Kekerasan terhadap Perempuan dan puncaknya pada 10 Desember sebagai peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional.

Perempuan masih mengalami bentuk diskriminasi salah satunya kekerasan terhadap perempuan. Berdasarkan data penanganan kasus di LRC-KJHAM tahun 2022 sampai bulan November tercatat 88 perempuan menjadi korban kekerasan. Begitupun LBH Semarang yang mencatat sebanyak 34 aduan kasus kekerasan berbasis gender, sepanjang bulan Januari hingga September 2022. Jumlah tersebut meningkat sebanyak 78% dari tahun 2021. Bentuk kekerasan pun beragam, kasus kekerasan berbais elektronik masih menjadi mayoritas. Peningkatan pun terjadi pada kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), yang lagi-lagi tidak hanya perempuan akan tetapi anak-anak yang yang masuk kedalam kelompok rentan.

Apabila melihat data kekerasan di Jawa Tengah perempuan menjadi lebih banyak mengalami kekerasan seksual di wilayah privat. Korban kekerasan seksual terjadi pada pelajar justru sering dikeluarkan dari sekolah setelah diketahui foto korban tersebar di media sosial dan kepada guru korban. Perempuan korban kekerasan seksual juga dipaksa untuk melakukan aborsi oleh pelaku. Akan tetapi beberapa kasus kekerasan seksual banyak yang berhenti hanya sampai pada proses konseling.

Berdasarkan fakta tersebut bahwa perempuan masih banyak mengalami diskriminasi di berbagai bidang, sehingga penting bersama-sama melakukan pencegahan dan penanganan terhadap perempuan korban kekerasan. Pada moment kampanye 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan setiap tahunnya jaringan Masyarakat Jawa Tengah terus mengadakan rangkaian kegiatan sebagai bentuk menyuarakan hak-hak perempuan pada peringatan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan. Salah satunya Jaringan Masyarakat Jawa Tengah mengadakan kegiatan Aksi Solidaritas untuk 16 HAKTP pada Minggu, 4 Desember 2022.

Aksi 16 HAKTP ini akan dilaksanakan di depan Gedung Pramuka Jawa Tengah. Aksi 16 HAKTP ini akan diisi dengan tari, puisi, seni lukis, parade ekspresi, dan orasi dari perempuan pembela HAM, serta organisasi atau lembaga yang terlibat di dalam Jaringan Masyarakat Jawa Tengah. Aksi 16 HAKTP ini adalah wujud kebersamaan serta satu barisan unsur masyarakat untuk melawan kekerasan dan diskriminasi terhadap perempuan. Karena kekerasan terhadap perempuan termasuk pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia. Di samping itu, kegiatan ini adalah bagian dari menggemakan kampanye agar kekerasan dan diskriminsasi terhadap perempuan dapat dilawan serta dihilangkan secara bersama-sama.

Dalam Aksi 16 HAKTP ini, kami Jaringan Masyarakat Jawa Tengah menyatakan:

  1. Mengecam segala bentuk kekerasan terhadap perempuan,  menuntut pemerintah untuk memenuhi kewajiban terhadap hak asasi manusia khususnya terhadap perempuan.
  2. Kami Jaringan Masyarakat Jawa Tengah berkomitmen untuk saling mendukung, dan bersolidaritas untuk semua perempuan, penyintas/korban, dan perempuan pembela HAM.

Semarang, 4 Desember 2022

Jaringan Masyarakat Jawa Tengah

Narahubung:

Jaringan Masyarakat Jawa Tengah:

  • LRC-KJHAM Jawa Tengah
  • LBH Semarang
  • LBH Apik Semarang
  • KOHATI BADKO-Jateng D.I.Yogyakarta
  • PW Fatayat Jawa Tengah
  • Pelita Semarang
  • GUSDURian Semarang
  • GEMA FKUB Jawa Tengah
  • WKRI
  • Kopri UIN Walisongo
  • Germatara
  • IWD Semarang
  • SG Sekartaji
  • Li Ahmadiyah
  • Pemuda Katolik
  • GMNI UNNES
  • Biro Pengembangan Studi Advokasi dan Gender (BPSAG) PMII Rayon Ushuludin Komisariat UIN Walisongo Semarang
  • Lembaga Pengembangan Studi Advokasi dan Perempuan (LPSAP) PMII Rayon Adburrohman Wahid Komisariat UIN Walisongo Semarang
  • Forum Perempuan Universitas Semarang
  • Sammi Institut
  • LKPP IPPNU Jawa Tengah
  • Satgas PPKS USM
  • FH Undip
  • Biro Advokasi PMII Rayon Saintek
  • Komunitas Perempuan Harapan Kita
  • Komunitas Perempuan Teratai Putih